Musik

Mahen Merilis Ulang Lagu Aku Bisa Milik Flanella dengan Sentuhan Modern

Published

on

Penyanyi solo berbakat tanah air, Mahen, kembali menyapa para pencinta musik Indonesia dengan merilis karya terbaru berupa interpretasi ulang dari lagu legendaris berjudul “Aku Bisa”. Lagu yang resmi dirilis pada tanggal 16 September ini merupakan salah satu karya paling populer dari grup musik Flanella yang pertama kali diperkenalkan kepada publik pada tahun 2005 silam. Di bawah naungan label rekaman Indo Semar Records, Mahen mencoba menghidupkan kembali melodi penuh kenangan tersebut dengan sentuhan yang lebih segar dan relevan bagi generasi pendengar saat ini.

Sentuhan Modern Tanpa Menghilangkan Esensi Nostalgia

Dalam versi terbarunya, Mahen membawakan lagu “Aku Bisa” dengan aransemen yang lebih modern namun tetap menjaga keaslian karakter serta pesan mendalam yang ada pada versi orisinalnya. Lagu ini memang dikenal luas sebagai sebuah karya yang mengisahkan tentang proses menyembuhkan luka hati setelah berakhirnya sebuah hubungan asmara, sekaligus tentang keberanian seseorang untuk melangkah maju dan melanjutkan hidupnya. Mahen, yang dikenal memiliki karakter vokal yang sangat emosional dan mendalam, memanfaatkan kelebihannya tersebut untuk memberikan pendekatan baru yang sangat menyentuh hati pendengar.

Proses produksi musik untuk versi daur ulang ini digarap dengan sangat apik oleh produser musik ternama, Tito P. Soenardi. Sementara itu, untuk memastikan penyampaian emosi dalam vokal Mahen dapat tersampaikan dengan sempurna, Ayoe Purnamasari turut andil sebagai pengarah vokal (vocal director). Kolaborasi apik ini menghasilkan sebuah karya yang tidak hanya terdengar modern secara produksi, tetapi juga tetap mempertahankan unsur nostalgia yang sangat kuat bagi mereka yang tumbuh bersama lagu-lagu di era tahun 2000-an.

Sejarah Lagu “Aku Bisa” dan Kiprah Flanella

Untuk memahami pentingnya lagu ini, kita perlu melihat kembali ke belakang saat versi asli “Aku Bisa” pertama kali dipopulerkan oleh Flanella. Lagu ini merupakan salah satu trek andalan yang masuk ke dalam album bertajuk “Berjuta Rasa” yang dirilis pada tahun 2005. Flanella, grup musik pop asal Malang, Jawa Timur, berhasil mencuri perhatian industri musik nasional lewat lagu ini, menjadikannya salah satu karya yang paling melekat dengan identitas perjalanan karier mereka.

Lagu “Aku Bisa” sendiri ditulis oleh Krisnandar Efendi, yang dalam versi terbaru ini tetap tercantum sebagai pencipta lagu dalam kredit resminya. Pada masanya, lagu ini sering diputar di berbagai stasiun radio dan menjadi lagu wajib bagi mereka yang sedang mengalami patah hati. Melodi yang sederhana namun memiliki lirik yang sangat kuat membuat lagu ini bertahan melintasi waktu, hingga akhirnya kini dipilih oleh Mahen untuk dinyanyikan kembali dengan warna suara yang berbeda.

Perjalanan Musikal Mahen dalam Genre Pop Melankolis

Keputusan Mahen untuk membawakan kembali lagu bertema patah hati ini sebenarnya sangat sejalan dengan benang merah perjalanan musikalnya selama ini. Sejak pertama kali muncul di industri musik tanah air, penyanyi bernama lengkap Petrus Mahendra ini memang kerap mengeksplorasi tema-tema seputar cinta, kehilangan, kekecewaan, dan proses merelakan. Namanya langsung melejit dan dikenal luas oleh masyarakat setelah ia merilis singel debutnya yang sangat sukses, “Pura-Pura Lupa”, pada tahun 2019.

Kesuksesan tersebut kemudian ia lanjutkan dengan merilis sejumlah singel hits lainnya yang puncaknya dirangkum dalam album studio perdananya yang bertajuk “Sebuah Cerita” pada tahun 2021. Dengan rekam jejak sebagai penyanyi spesialis lagu-lagu melankolis, tidak mengherankan jika Mahen mampu membawakan “Aku Bisa” dengan penuh penjiwaan. Ia berhasil memberikan nyawa baru pada lagu ini tanpa harus meniru gaya bernyanyi vokalis asli Flanella, melainkan dengan memberikan ciri khas vokalnya sendiri yang lembut namun bertenaga.

Kehadiran versi baru dari “Aku Bisa” ini juga menunjukkan tren positif di industri musik Indonesia, di mana lagu-lagu hits dari era emas tahun 2000-an kembali diperkenalkan kepada generasi muda melalui suara para penyanyi masa kini. Hal ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia bagi pendengar lama, tetapi juga membuka ruang apresiasi baru bagi generasi muda untuk mengenal karya-karya luar biasa dari masa lalu. Bagi Anda yang ingin mendengarkan bagaimana Mahen menerjemahkan rasa sakit dan harapan dalam lagu ini, versi terbaru “Aku Bisa” kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform pemutar musik digital favorit Anda, serta video lirik resminya yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Indo Semar Sakti.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version