Musik

Callista Arum Syuting Film ‘3726 MDPL’ di Universitas Brawijaya Malang

Published

on

Aktris Callista Arum dan aktor Abun Sungkar akan melakukan proses syuting film berjudul “3726 MDPL” di Universitas Brawijaya (UB) Malang pada periode 5-19 Agustus 2026. Universitas Brawijaya tidak hanya menjadi lokasi syuting utama untuk produksi film ini, tetapi juga membuka peluang magang bagi 25 mahasiswa dari berbagai program studi.

Lokasi Syuting dan Keterlibatan Universitas Brawijaya

Pemilihan Universitas Brawijaya sebagai lokasi syuting utama menunjukkan kepercayaan produser film terhadap fasilitas dan lingkungan kampus yang tersedia. Universitas Brawijaya, sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia yang berlokasi di Malang, memiliki berbagai infrastruktur dan latar belakang yang menarik untuk keperluan produksi sinematik. Kampus yang luas dengan arsitektur modern dan tradisional menciptakan peluang visual yang beragam untuk kebutuhan sinematografi film.

Selama periode syuting berlangsung dari 5 hingga 19 Agustus 2026, universitas akan menjadi pusat aktivitas produksi film dengan melibatkan berbagai departemen dan fasilitas. Kolaborasi antara industri film dan institusi pendidikan tinggi seperti ini menunjukkan sinergi yang positif dalam mengembangkan ekosistem kreatif di Indonesia. Kehadiran produksi film skala besar di kampus juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang bagaimana industri film bekerja dalam praktik.

Peluang Magang untuk Mahasiswa Brawijaya

Salah satu aspek penting dari kolaborasi ini adalah pembukaan kesempatan magang bagi 25 mahasiswa Universitas Brawijaya. Program magang ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam berbagai aspek produksi film, mulai dari persiapan, proses syuting, hingga pasca-produksi. Mahasiswa yang terlibat akan mendapatkan kesempatan belajar langsung dari para profesional industri film yang berpengalaman.

Magang dalam produksi film memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan keterampilan mahasiswa, terutama bagi mereka yang tertarik dengan industri kreatif dan perfilman. Melalui pengalaman ini, mahasiswa dapat memahami dinamika kerja tim dalam produksi film, mengenal berbagai posisi dan peran yang ada, serta mengembangkan jaringan profesional di industri. Kesempatan magang semacam ini jarang tersedia dan menjadi pengalaman berharga yang dapat meningkatkan kompetensi dan portofolio mahasiswa.

Signifikansi Film “3726 MDPL” dan Konteks Industri Film Indonesia

Judul film “3726 MDPL” mengandung makna khusus, di mana “MDPL” kemungkinan merujuk pada “Meter Di Atas Permukaan Laut” (ketinggian). Angka 3726 dalam judul menunjukkan ketinggian tertentu yang mungkin menjadi latar belakang cerita atau lokasi penting dalam narasi film. Pemilihan judul yang spesifik ini menunjukkan bahwa film ini memiliki konsep dan cerita yang matang sebelum proses produksi dimulai.

Keterlibatan aktor-aktor seperti Callista Arum dan Abun Sungkar menunjukkan bahwa film ini adalah produksi yang memiliki anggaran dan ambisi yang cukup besar. Industri film Indonesia terus berkembang dengan munculnya berbagai produksi yang melibatkan talenta lokal dan lokasi-lokasi menarik di seluruh nusantara. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri film seperti ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ekosistem industri kreatif di Indonesia.

Dampak dan Manfaat Jangka Panjang

Kehadiran produksi film berskala besar di Universitas Brawijaya memberikan dampak positif tidak hanya bagi mahasiswa yang terlibat langsung, tetapi juga bagi institusi secara keseluruhan. Kampus mendapatkan eksposur melalui film yang akan ditayangkan, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas. Kolaborasi semacam ini juga menunjukkan komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung pengembangan industri kreatif dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat dalam proyek-proyek nyata.

Dengan adanya program magang dan keterlibatan mahasiswa dalam produksi film “3726 MDPL”, diharapkan dapat tercipta generasi profesional muda yang memiliki pemahaman mendalam tentang industri film dan siap berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif Indonesia. Inisiatif seperti ini juga dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lainnya untuk membuka peluang serupa kepada mahasiswa mereka, sehingga menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version