Jazz

Pasar Seni Ancol Menghadirkan Tribute to Utha Likumahuwa bersama Adra Karim Fankestra

Published

on

Pasar Seni Ancol akan menghadirkan sebuah konser spesial bertajuk Tribute to Utha Likumahuwa yang didedikasikan untuk mengenang karya-karya legendaris dari mendiang Utha Likumahuwa. Acara ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan perayaan International Jazz Day yang diselenggarakan di lokasi yang sama pada bulan April lalu bersama musisi ternama seperti Karimata dan Andien. Konser ini akan menampilkan pianis berbakat Adra Karim sebagai bintang utama sekaligus music director, didampingi oleh Fankestra-nya yang terdiri dari musisi-musisi profesional.

Aransemen Segar dengan Sentuhan Jazz dan Funk

Tribute to Utha Likumahuwa bukan sekadar penampilan ulang dari lagu-lagu populer yang pernah dinyanyikan oleh legenda musik Indonesia tersebut. Konser ini akan menyajikan aransemen baru yang lebih segar dan kontemporer dengan sentuhan jazz, funk, dan groove yang khas. Lagu-lagu ikonik seperti “Puncak Asmara”, “Sesaat Kau Hadir”, dan “Esok Kan Masih Ada” akan dihadirkan kembali dengan interpretasi musik yang berbeda dari versi originalnya, memberikan pengalaman mendengarkan yang unik bagi para penggemar setia Utha Likumahuwa maupun pendengar baru yang ingin mengenal karya-karyanya.

Kolaborasi antara Adra Karim dan Fankestra menciptakan sebuah ensemble musik yang solid dan berpengalaman. Fankestra sendiri adalah sebuah formasi orkestra yang terdiri dari musisi-musisi berkualitas tinggi yang telah terbukti kemampuannya dalam berbagai pertunjukan musik. Dengan komposisi yang lengkap, mulai dari instrumen perkusi, angin, hingga string, Fankestra mampu menghadirkan suara yang penuh dan dinamis untuk mendukung setiap lagu yang akan ditampilkan.

Lineup Musisi Profesional dan Penyanyi Berbakat

Pertunjukan ini akan melibatkan sejumlah musisi profesional yang telah dikenal di industri musik Indonesia. Lineup yang akan tampil mencakup Rafi Muhammad di drum, Odi Purba di bass, Mikail Cendiki Al Rabbdia di gitar, serta para pemain tiup-tiupan berkualitas seperti Harley Maximiliaan Korompis dan Ami Purba di trumpet, Bass G di baritone saxophone, Rainer James di tenor saxophone, Dony Koeswinarno yang akan menangani alto saxophone, flute, dan clarinet, serta Lare Windar di trombone. Untuk menambah dimensi ritme dan tekstur, Ayla Adjie akan memainkan berbagai instrumen perkusi.

Selain itu, konser ini juga akan menampilkan dua penyanyi berbakat yaitu Matthew Sayersz dan Marclesia Karim yang akan membawakan vokal dari lagu-lagu Utha Likumahuwa. Kehadiran penyanyi-penyanyi ini akan memberikan dimensi vokal yang kuat dan emosional untuk menyampaikan pesan dan makna dari setiap lagu yang dipersembahkan. Kombinasi antara musisi-musisi instrumentalis yang handal dan penyanyi-penyanyi berbakat ini diharapkan dapat menciptakan pertunjukan yang berkesan dan menghormati warisan musik dari Utha Likumahuwa.

Jadwal dan Lokasi Pertunjukan

Acara Tribute to Utha Likumahuwa akan berlangsung pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, dimulai pukul 20.00 WIB. Pertunjukan akan diadakan di Pasar Seni Ancol yang terletak di Jakarta Utara. Pasar Seni Ancol telah menjadi salah satu venue musik yang terkenal di Jakarta, menawarkan suasana yang intim namun berkualitas untuk berbagai jenis pertunjukan musik, mulai dari jazz, pop, hingga musik tradisional.

Dengan menghadirkan Tribute to Utha Likumahuwa, Pasar Seni Ancol melalui PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk terus berkomitmen untuk menjadi platform yang mendukung apresiasi terhadap musik berkualitas dan warisan budaya musik Indonesia. Konser ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi para penggemar untuk menikmati kembali lagu-lagu favorit mereka, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap kontribusi besar Utha Likumahuwa dalam perkembangan musik Indonesia. Pertunjukan ini diharapkan dapat menarik perhatian pecinta musik dari berbagai kalangan dan memberikan pengalaman musik yang tak terlupakan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version