Metal

Nene Royal Tampil Bersama Avenged Sevenfold di Singapura untuk Wujudkan Impian

Published

on

Juara ajang pencarian bakat America’s Got Talent, Nene Royal, berhasil mewujudkan salah satu impian terbesarnya pada 13 Oktober lalu saat tampil di panggung Singapura. Musisi berbakat berusia 16 tahun asal Thailand tersebut berkesempatan untuk berbagi panggung dengan band penganut aliran heavy metal favoritnya, Avenged Sevenfold.

Momen Bersejarah di Panggung Singapore Indoor Stadium

Nene Royal, yang memukau para juri serta penonton televisi dunia melalui aksi panggung memukau saat membawakan ulang lagu milik The White Stripes berjudul Seven Nation Army dan lagu Linkin Park berjudul The Emptiness Machine, mendadak masuk ke dalam daftar pengisi acara penunjang untuk konser Avenged Sevenfold di Singapore Indoor Stadium. Kehadirannya langsung menyedot perhatian ribuan pencinta musik keras yang memadati lokasi acara.

Sebelum kolaborasi utamanya dimulai, musisi muda yang berposisi sebagai vokalis sekaligus gitaris ini berhasil menghibur dan membakar semangat para penonton. Nene membawakan sederet lagu cover ternama milik para raksasa musik rock dunia, di antaranya Black Hole Sun dari Soundgarden, Hysteria milik Muse, hingga lagu penuh energi milik Rage Against The Machine yang berjudul Killing In The Name.

Puncak kemeriahan malam itu terjadi ketika para personel Avenged Sevenfold mengundang Nene Royal untuk naik ke atas panggung utama. Musisi yang berasal dari Phuket tersebut bergabung bersama M. Shadows dan kawan-kawan untuk membawakan dua lagu hit legendaris mereka, yakni Bat Country dan Unholy Confessions. Penampilan kolaboratif tersebut disambut dengan sorak-sorai meriah dari sekitar 12.000 penonton yang memadati arena konser di Singapura.

Proses Terwujudnya Mimpi di Panggung Internasional

Saat diwawancarai oleh media musik rock ternama Metal Hammer pada bulan lalu, Nene mengakui bahwa dirinya merasa sangat bersemangat sekaligus gugup ketika dihadapkan pada prospek bermain bersama pahlawan musiknya di tempat berkapasitas besar. Ia menceritakan awal mula bagaimana dirinya bisa mendapatkan kesempatan emas untuk menjadi penampil pendukung di konser Avenged Sevenfold tersebut.

Nene menjelaskan bahwa pihak penyelenggara di Singapura menghubungi dirinya secara langsung melalui pesan singkat. Pihak manajemen bertanya apakah ia ingin tampil bersama Avenged Sevenfold, mengingat band tersebut secara khusus meminta Nene untuk menjadi penampil pembuka dalam rangkaian tur mereka. Tanpa ragu, remaja berbakat ini langsung menyetujui tawaran tersebut dan menyebut momen ini sebagai terwujudnya sebuah impian yang luar biasa.

Alumni Ajang Pencarian Bakat yang Sukses di Musik Rock

Kehadiran dan kesuksesan Nene Royal di panggung musik internasional semakin menegaskan bahwa ajang pencarian bakat di televisi kerap melahirkan musisi berbakat yang mampu membangun karier cemerlang. Ajang seperti America’s Got Talent maupun American Idol telah menjadi batu loncatan bagi banyak seniman yang kini mengukir nama besar di industri musik global.

Sebelum Nene Royal, terdapat sejumlah nama besar yang mengawali kariernya dari panggung kompetisi serupa. Sebut saja Kelly Clarkson yang sukses meraih popularitas global setelah menjuarai musim pertama American Idol, musisi country rock Carrie Underwood yang memenangkan kompetisi pada tahun 2005, Adam Lambert yang kini menjadi vokalis tur band legendaris Queen, hingga Chris Daughtry yang sukses mendirikan band rock Daughtry.

Momen kolaborasi antara Nene Royal dan Avenged Sevenfold di Singapura ini menjadi bukti nyata bahwa bakat generasi muda di kancah musik rock terus berkembang pesat. Penampilan energik dari musisi muda asal Asia Tenggara ini diharapkan dapat membuka jalan yang lebih luas bagi karier musiknya di tingkat internasional pada masa depan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version